“MAGISTER EPIDEMIOLOGY OF UNIVERSITAS AIRLANGGA IN ACTION” DALAM MENDUKUNG PENCAPAIAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOAL 3rd – GOOD HEATH AND WELLBEING: RELAWAN EPIDEMIOLOG RUMAH SAKIT DARURAT COVID-19 (RSDC) WISMA ATLET KEMAYORAN, DKI JAKARTA TAHUN 2020

Keterlibatan mahasiswa dan alumni Magister Epidemiologi UNAIR menjadi relawan epidemiolog di RSDC Wisma Atlet Kemayoran menjadi salah satu bentuk upaya dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) yaitu tujuan ketiga “Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan” atau Good Health and Well-Being. Upaya tersebut merupakan bentuk kolaborasi penanganan pandemi COVID-19 di skala nasional. Salah satu target SDG ketiga yaitu penguatan kapasitas negara dalam pengurangan dan manajemen risiko kesehatan nasional dan global dimana pandemi COVID-19 telah menjadi ancaman nasional maupun global. Upaya promotif dan preventif yang dilakukan oleh relawan epidemiolog wisma atlet menjadi pendekatan yang mewujudkan paradigma sehat yang merupakan salah satu pilar terwujudnya salah satu program SDG ketiga.

Mahasiswa dan Alumni Magister Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga menjadi bagian dari relawan Epidemiolog dalam penanganan COVID-19 atas perekrutan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, DKI Jakarta. Empat mahasiswa (Werenfridus Leonardo Luan, Mohammad Famil, Firman Aji Prasetyo, Agustinus Sanga Gusti) dan satu alumni (Febriyanti) Magister Epidemiologi peminatan Epidemiologi lapangan (FETP) telah mengemban tugas menjadi relawan dalam kurun waktu yang berbeda. Werenfridus Leonardo Luan bertugas pada tanggal 13 April sampai dengan 13 Juli 2020, sedangkan Febriyanti, Mohammad Famil, Firman Aji Prasetyo, Agustinus Sanga Gusti bertugas pada periode 3 Juni hingga 3 Agustus 2020. Mereka tergabung dalam tim surveilans dengan melakukan tugas mulai dari melakukan tracing, penyelidikan epidemiologi, hingga menganalisis data.

Selama bertugas dalam tim surveilans di Wisma Atlet, relawan epidemiolog melakukan contact tracing kepada pasien COVID-19 baik secara langsung maupun melalui telepon. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan orang yang memiliki kontak erat dengan pasien COVID-19 telah melakukan pemeriksaan dan isolasi mandiri yang nantinya dapat memutus rantai penularan COVID-19. Apabila informasi sudah didapatkan dan berhasil terlacak, selanjutnya dilakukan koordinasi kepada puskesmas untuk melakukan pemeriksaan swab kepada orang yang dicurigai dapat menularkan ke orang sekitar. Selain itu, puskesmas juga agar melakukan konfirmasi kepada keluarga atau kerabat pasien untuk mengetahui status pemeriksaan swab yang telah mereka lakukan. Selain itu, tugas relawan epidemiolog yaitu memantau data pasien COVID-19 setiap hari, mulai dari memasukkan (entry) hingga analisis data berdasarkan orang, tempat dan waktu dan nantinya dilaporkan ke pusat atau penanggungjawab.

 

Sumber:

http://sdgs.bappenas.go.id/tujuan-3/

https://www.kemenkopmk.go.id/pentingnya-peran-tenaga-kesehatan-masyarakat-dalam-penanganan-covid-19

https://www.sdg2030indonesia.org/page/11-tujuan-tiga

 

Penulis: Siti Shofiya Novita Sari

Leave a Reply